Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan
Ilmu ekonomi meninjau obyeknya yaitu masyarakat dari sudut usahanya untuk mencapai kemakmuran. Dengan demikian, definisi ilmu ekonomi adalah sebagai berikut: “Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran”. Apa yang dimaksud dengan kemakmuran? Kemakmuran adalah suatu keadaan di mana manusia dapat memenuhi kebutuhannya, baik berupa barang maupun jasa.
Dari definisi di atas, jelas bahwa untuk mencapai kemakmuran, manusia harus berusaha. Manusia harus mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mendapat barang dan jasa yang dibutuhkannya. Barang dan jasa itu harus dicari dan harus diusahakan untuk dapat dimiliki. Manusia harus berusaha untuk mendapatkannya, karena barang dan jasa itu jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan permintaan terhadapnya. Pada umumnya barang-barang itu bersifat ekonomi, artinya untuk mendapatkannya harus dikorbankan sesuatu.Ada barang yang tidak perlu mengorbankan sesuatu untuk memperolehnya. Benda-benda seperti ini disebut benda-benda tidak ekonomis atau benda-benda bebas. Benda-benda seperti ini tidak masuk perhatian ilmu ekonomi. Yang menjadi perhatian ilmu ekonomi adalah benda-benda yang bersifat ekonomis tersebut.
Dari definisi di atas, jelas bahwa untuk mencapai kemakmuran, manusia harus berusaha. Manusia harus mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mendapat barang dan jasa yang dibutuhkannya. Barang dan jasa itu harus dicari dan harus diusahakan untuk dapat dimiliki. Manusia harus berusaha untuk mendapatkannya, karena barang dan jasa itu jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan permintaan terhadapnya. Pada umumnya barang-barang itu bersifat ekonomi, artinya untuk mendapatkannya harus dikorbankan sesuatu.
Istilah ekonomi bersumber dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu 'oiku' dan 'nomos' yang berarti aturan-aturan dalam rumah tangga. Pada dasarnya ia menerangkan tentang prinsip-prinsip di dalam menggunakan pendapatan rumahtangga sehingga menciptakaan kepuasan yang maksimum kepada rumahtangga tersebut.
Arti dari istilah 'ekonomi' di atas tidaklah memberikan gambaran yang tepat tentang hal-hal yang dianalisa oleh ilmu ekonomi. Namun demikian daripadanya sudah dapat dibayangkan pokok persoalan yang dianalisa dalam ilmu ekonomi.
Analisa ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu: ilmu ekonomi deskriptif, teori ekonomi dan ilmu ekkonomi 'applied'.
1. Ilmu ekonomi deskriptif. Bidang ilmu ekonomi adalah analisa ekonomi yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya wujud dalam perekonomian.
2. Ilmu ekonomi 'applied'. Bidang ilmu ekonomi ini lazim disebut juga sebagai ilmu ekonomi kebijaksanaan. Ia adalah cabang ilmu ekonomi yang menelaah tentang kebijaksanaan yang perlu dilaksanakan untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi.
Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Misalnya:
EkonomiIndonesia pada tahun 70-an.
Arti dari istilah 'ekonomi' di atas tidaklah memberikan gambaran yang tepat tentang hal-hal yang dianalisa oleh ilmu ekonomi. Namun demikian daripadanya sudah dapat dibayangkan pokok persoalan yang dianalisa dalam ilmu ekonomi.
Analisa ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu: ilmu ekonomi deskriptif, teori ekonomi dan ilmu ekkonomi 'applied'.
1. Ilmu ekonomi deskriptif. Bidang ilmu ekonomi adalah analisa ekonomi yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya wujud dalam perekonomian.
2. Ilmu ekonomi 'applied'. Bidang ilmu ekonomi ini lazim disebut juga sebagai ilmu ekonomi kebijaksanaan. Ia adalah cabang ilmu ekonomi yang menelaah tentang kebijaksanaan yang perlu dilaksanakan untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi.
Ilmu ekonomi deskriptif adalah kajian yang memaparkan secara apa adanya tentang kehidupan ekonomi suatu daerah atau negara pada suatu masa tertentu. Misalnya:
Ekonomi
Ilmu ekonomi terapan merupakan cabang ilmu yang membahas secara khusus tentang penerapan teori ekonomi dalam suatu rumah tangga produksi, misalnya: ekonomi perusahaan, ekonomi moneter, ekonomi perbankan, dsb.
Pelaku ekonomi utama dalam perekonomian Indonesia :
1. Rumah Tangga Konsumsi /RTK
Rumah tangga konsumsi merupakan unit ekonomi yang paling kecil. Rumah tangga konsumsi adalah pemilik atau penyedia jasa dari berbagai faktor produksi. Faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga akan digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa. Rumah tangga konsumsi juga akan menggunakan barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhannya.
Peran Rumah Tangga Konsumsi adalah :
1) Konsumen
2) Pemasok atau pemilik faktor produksi
Faktor produksi ada 4 macam yaitu :
1) Alam
2) Tenaga kerja
3) Modal
4) Skill/keahlian
Dari keempat faktor produksi tersebut yang termasuk faktor produksi asli yaitu alam dan tenaga kerja sedangkan faktor produksi turunan terdiri dari modal dan skill
Balas jasa dari faktor produksi yaitu :
1) Alam : sewa tanah
2) Tenaga kerja : upah/gaji
3) Modal : bunga modal
4) Skill/keahlian : laba
1. Rumah Tangga Konsumsi /RTK
Rumah tangga konsumsi merupakan unit ekonomi yang paling kecil. Rumah tangga konsumsi adalah pemilik atau penyedia jasa dari berbagai faktor produksi. Faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga akan digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa. Rumah tangga konsumsi juga akan menggunakan barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhannya.
Peran Rumah Tangga Konsumsi adalah :
1) Konsumen
2) Pemasok atau pemilik faktor produksi
Faktor produksi ada 4 macam yaitu :
1) Alam
2) Tenaga kerja
3) Modal
4) Skill/keahlian
Dari keempat faktor produksi tersebut yang termasuk faktor produksi asli yaitu alam dan tenaga kerja sedangkan faktor produksi turunan terdiri dari modal dan skill
Balas jasa dari faktor produksi yaitu :
1) Alam : sewa tanah
2) Tenaga kerja : upah/gaji
3) Modal : bunga modal
4) Skill/keahlian : laba
2. Rumah Tangga Produksi/RTP/Perusahaan
Perusahaan adalah suatu organisasi yang didirikan oleh satu atau beberapa orang yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Perusahaan merupakan tempat berlangsungnya produksi.
Peran Perusahaan sebagai pelaku ekonomi yaitu :
1) Produsen : menghasilkan barang dan jasa
2) Pengguna faktor produksi : menggunakan faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
3) Agen pembangunan : membantu pemerintah dengan menjalankan kegiatan pembangunan
3. Pemerintahan
Pemerintahan mencangkup semua lembaga atau badan pemerintahan yang memiliki wewenang dan tugas mengatur ekonomi. Dan pemerintah terjun langsung dalam kegiatan ekonomi melalui perusahaan negara (BUMN/BUMD).
Peran Pemerintah sebagai pelaku ekonomi yaitu :
1) Pengatur : mengatur perekonomian negara sehingga tercipta stabilitas ekonomi agar tidak merugikan masyarakat
a) pengaturan ekonomi secara langsung
contoh : perizinan, pengendalian lingkungan, pembayaran pajak, peraturan biaya tarif, penghapusan peraturan-peraturan yang dinilai menghambat pertumbuhan ekonomi
b) pengaturan ekonomi secara tidak langsung
contoh : pemberian insentif bagi produsen untuk memproduksi barang tertentu, himbauan pemerintah agar konglomerat menyerahkan 2,5% keuntungannya untuk mengentaskan kemiskinan
2) Konsumen : membutuhkan barang dan jasa dalam menjalankan tugasnya
3) Produsen : menghasilkan barang dan jasa melalui perusahaan milik negara (BUMN dan BUMD)
Regulasi : pengaturan kegiatan ekonomi secara langsung, sehingga pemerintah dapat menata kehidupan perekonomian sedemikian rupa sehingga tidak ada satu pihak pun yang dirugikan
Deregulasi : upaya penghapusan regulasi yang dinilai menghambat perekonomian
4. Masyarakat Luar Negeri
Peranan masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi adalah :
1) Perdagangan
2) Pertukaran tenaga kerja
3) Penanaman modal
4) Pemberian pinjaman
5) Pemberian bantuan
Kebijakan pemerintah dalam ekonomi
Kebijakan Moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untukmencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.
Kebijakan Fiskal merujuk pada kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah. Kebijakan fiskal berbeda dengan kebijakan moneter, yang bertujuan menstabilkan perekonomian dengan cara mengontrol tingkat bunga dan jumlah uang yang beredar. Instrumen utama kebijakan fiskal adalah pengeluaran dan pajak. Kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang berkaitan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Contoh dari kebijakan fiskal yang dibuat oleh pemerintah salah satunya adalah BLT(Bantuan Langsung Tunai). Banyak orang yang menganggap bahwa BLT hanya bantuan untuk rakyat yang kurang mampu. Sebenarnya tujuan pemerintah memberikan BLT diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan meningkatnya pendapatan masyarakat maka daya beli mereka juga semakin meningkat. Dengan demikian permintaan dari masyarakat juga meningkat. Meningkatnya permintaan dari masyarakat akan mendorong produksi yang ada sehingga proses ekonomi di Indonesia akan menjadi lancar.
No comments:
Post a Comment