Love Indonesia

Love Indonesia

Tuesday, June 26, 2012

Tulisan 4 sem 2

I have noticed something strange and interesting about myself. Whenever I am going through an insecure phase of my life, I seem to develop a crush on a man who happens to be a part of my daily life.

And in fact, at one time, I actually developed a crush on a work colleague when a flirtation with another man came to an end (when our circumstances changed which meant we didn’t see much of each other anymore). In other words, I was feeling insecure about losing the attentions of one man, so I went looking for the attentions of another man.

So while I am feeling insecure, I look for attention from a nearby male to alleviate that insecurity. The irony of all of this, is that it only takes one unanswered email or one day of not seeing him to plunge me into despair once again.

It’s like an emotional roller-coaster ride and it really doesn’t help me feel any more secure. And yet, time and time again, I do it.

And so think of the last paragraph of the book ‘The Thornbirds’:

"The bird with the thorn in its breast, it follows an immutable law; it is driven by it knows not what to impale itself, and die singing. At the very instant the thorn enters there is no awareness in it of the dying to come; it simply sings and sings until there is not the life left to utter another note.
But we, when we put the thorns in our breasts, we know. We understand. And still we do it.
Still we do it."
Tulisan 3 sem 2
45 THINGS A GIRL WANT, BUT WON’T ASK FOR:

1. Touch her waist.
2. Actually talk to her.
3. Share secrets with her.
4. Give her your jacket.
5. Kiss her slowly.

Are you remembering this?
6. Hug her.
7. Hold her.
8. Laugh with her.
9. Invite her somewhere.
10. Hangout with her and your friends together.

11. Smile with her.
12. Take pictures with her.
13. Pull her onto your lap.
14. When she says she loves you more, deny it. Fight back.
15. When her friends say “I love her more than you”, deny it. Fight back and hug her tight so she can’t get to her friends. It makes her feel loved.

Are you thinking of someone?
16. Always hug her and say I love you whenever you see her.
17. Kiss her unexpectedly.
18. Hug her from behind around the waist.
19. Tell her she’s beautiful.
20. Tell her the way you feel about her.

One last thing you need to do to show her you actually do mean it.
21. Open doors for her, walk her to her car - it makes her feel protected, plus it never hurts to act like a gentleman.
22. Tell her she’s your everything - only if you mean it.
23. If it seems like there is something wrong, ask her - if she denies something being wrong, it means SHE DOESN’T WANT TO TALK ABOUT IT - so just hug her.

24. Make her feel loved.
25. Kiss her in front of OTHER girls you know!

WE MIGHT DENY IT BUT WE ACTUALLY LIKE AND KINDA WANT YOU TO TICKLE US ..
26. Don’t lie to her.
27. DON’T cheat on her.
28. Take her ANYWHERE she wants.
29. Text message or call her in the morning and tell her have a good day at school, and how much you miss her.
30. Be there for her whenever she needs you, and even when she doesn’t need you, just be there so she’ll know that she can always count on you.

ARE YOU STILL READING THIS? YOU BETTER, BECAUSE IT’S IMPORTANT.
31. Hold her close when she’s cold so she can hold you too.
32. When you are alone hold her close and kiss her.
33. Kiss her on the cheek; (it will give her the hint that you want to kiss her).
34. While in the movies, put your arm around her and then she will automatically put her head on your shoulder, then lean in and tilt her chin up and kiss her lightly.

35. Don’t ever tell her to leave even jokingly or act like you’re mad. If she’s upset, comfort her.

REMEMBER ALL THESE THINGS WHEN YOU ARE WITH HER NEXT ..
36. When people diss her, stand up for her.
37. Look deep into her eyes and tell her you love her.
38. Lay down under the stars and put her head on your chest so she can listen to the steady beat of your heart, link your fingers together while you whisper to her as she rests her eyes and listens to you.
39. When walking next to each other grab her hand.
40. When you hug her, hold her in your arms as long as possible.

MAKE SURE SHE KNOWS SHES LOVED.
41. Call or text her at night to wish her sweet dreams.
42. Comfort her when she cries and wipe away her tears.
43. Take her for long walks at night.
44. Always remind her how much you love her.
45. Sit on top of her and tell her how much you love her and then bend down to her face and kiss her while you’re sitting on her.

You’ll never know when she needs just a little more love .. ♥
Pengorganisasian Ekonomi (Economy Organizing) 

      Pengorganisasian adalah suatu proses pembentukan kegunaan yang teratur untuk semua sumber daya dalam sistem manajemen. Penggunaan yang teratur tersebut menekankan pada pencapaian tujuan sistem manajemen dan membantu wirausahawan tidak hanya dalam pembuatan tujuan yang nampak tetapi juga didalam menegaskan sumber daya yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Organisasi kewirausahaan, pada kali ini menunjukkan pada hasil-hasil proses pengorganisasian.
           Fungsi pengorganisasian sangat penting bagi sistem manajemen karena ia adalah mekanisme utama dengan mana wirausahawan mengaktifkan rencana-rencana. Pengorganisasian menciptakan dan mempertahankan hubungan antara semua sumber daya-sumber daya organisasional dengan menunjukkan sumber daya-sumber daya mana yang akan digunakan untuk aktifitas tertentu, dan kapan, dimana, dan bagaimana sumber daya tersebut digunakan. Suatu usaha pengorganisasian yang mendalam akan membantu wirausahawan didalam meminimalisasi kelemahan, seperti peniruan usaha dan sumber daya organisasional yang menganggur.
           Beberapa teorisi manajemen memandang fungsi pengorganisasian demikian pentingnya, sehingga mereka menyarankan diciptakannya dan difungsikannya departemen pengorganisasian dalam sistem manajemen. Bidang tanggungjawab dari departemen tersebut termasuk juga, (1) pengembangan rencana-rencana reorganisasi yang akan membuat sistem manajemen lebih efektif dan efisien, (2) mengembangkan rencana-rencana untuk memperbaiki keterampilan manajerial yang sesuai dengan kebutuhan sistem manajemen sekarang ini, (3) berusaha untuk mengembangkan suatu iklim organisasional yang menguntungkan dalam sistem manajemen.
Lima langkah utama dalam proses pengorganisasian adalah :
1.) Tercermin dalam rencana-rencana dan tujuan-tujuan.
2.) Menetapkan tugas-tugas pokok.
3.) Membagi tugas-tugas pokok kedalam subtugas-subtugas.
4.) Alokasi sumber daya-sumber daya  dan pengarah bagi subtugas-subtugas.
5.) Mengevaluasi hasil dari strategi pengorganisasian yang diimplementasikan.
           Wirausahawan hendaknya secara terus menerus mengulangi langkah-langkah tersebut. Melalui perulangan langkah tersebut, mereka akan mendapatkan umpan balik (feedback) yang akan membantu mereka didalam memperbaiki organisasi kewirausahaan yang ada. Wirausahawan restoran bisa menjadi contoh bagaimana proses pengorganisasian mungkin berfungsi. Langkah pertama dari wirausahawan berupa memulai proses pengorganisasian yang akan tercermin dalam rencana-rencana dan tujuan-tujuan restaurant tersebut. Karena rencana-rencana melibatkan penentuan bagaimana restaurant akan mencapai tujuan-tujuan, dan pengorganisasian melibatkan penentuan bagaimana sumber daya-sumber daya restaurant sesungguhnya akan digunakan untuk mengaktifkan rencana-rencana, wirausahawan restaurant hendaknya memulai pengorganisasian dengan mengerti perencanaan.
           Langkah kedua dan ketiga dari proses pengorganisasian dipusatkan pada tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam sistem manajemen. Sesudah wirausahawan mengerti rencana-rencana dan tujuan-tujuan dari restaurant, dia harus merancang bidang tugas atau pekerjaan besar yang harus dilaksanakan di restaurant. Pad restaurant tertentu, dua dari bidang tersebut mungkin penunggu pelanggan, koki masak. Kemudian dia harus membagi tugas besar tersebut menjadi subtugas-subtugas. Contohnya, dia mungkin memutuskan bahwa subtugas-subtugas dari penunggu pelanggan adalah pengantar pesanan dan pembersih meja.
           Langkah pengorganisasian keempat wirausahawan restaurant harus menentukan siapa yang akan mengantar pesanan, siapa yang akan membersihkan meja, dan seluk beluk dari hubungan diantara individu-individu tersebut. Tipe meja atau tata ruang dan tipe peralatan makan yang digunakan juga merupakan faktor yang harus dipertimbangkan disini. Langkah kelima, evaluasi hasil-hasil dari strategi pengorganisasian tertentu, yang memerlukan wirausahawan restaurant untuk mengumpulkan umpan balik tentang seberapa baik strategi pengorganisasian yang diimplementasikan. Umpan balik ini bisa digunakan oleh wirausahawan untuk mempebaiki organisasi kewirausahawan yang ada. Contohnya, wirausahawan mungkin mendapati bahwa tipe tata ruang tidak cukup besar dan tipe yang besar akan memberikan hasil berupa tercapainya tujuan.

PENGAWASAN

Controlling atau pengawasan, sering juga disebut pengendalian, adalah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian dan sekaligus bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang sedang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud tercapai tujuan yang sudah digariskan semula. Dalam pelaksanaan kegiatan controlling, atasan mengadakan pemeriksaan, mencocokkan serta mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan serta tujuan yang ingin dicapai.
           Pengawasan dalam manajemen pada dasarnya diarahkan untuk menghindari kemungkinan penyimpangan atas tujuan yang akan dicapai suatu organisasi. Dalam kaitannya dengan lembaga keuangan negara, pengawasan ditujukan untuk menghindari terjadinya korupsi, penyimpangan serta pemborosan yang ditujukan pada aparatur negara atau lembaga pemerintahan yang mengelola anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dengan dijalankannya pengawasan tersebut, diharapkan mekanisme anggaran negara dapat berjalan sebagaimana dikehendaki semula sesuai dengan rencananya, serta benar-benar terjamin APBN yang akan dipakai untuk tujuan bernegara. Hal ini sejalan dengan konsep manajemen, dimana pengawasan merupakan usaha untuk menjaga agar suatu pekerjaan dapat memperkecil timbulnya hambatan-hambatan, yang jika telah terjadi dapat segera diketahui dan dilakukan tindakan-tindakan perbaikannya. Pengawasan yang perlu dilakukan adalah yang seimbang antara pegangan pada rule of law dan orientasi pencapaian tujuan (mission driven), menegakkan kebenaran formal dan kebenaran materiil, dan mencakup pengawasan preventif dan kuratif, serta berdasarkan keseimbangan azas praduga tidak bersalah dan azas pembuktian terbalik.
           Melihat kondisi birokrasi dan pemerintahan, Azhar Kasim menyatakan bahwa telah terjadi tiga permasalahan laten yang menyebabkan buruknya kualitas sistem manajemen kepemerintahan, yakni pengawasan yang masih difokuskan pada proses penyelenggaraan kegiatan birokrasi pemerintah dan penekanan masih pada ketaatan terhadap juklak dan juknis (rule driven) daripada pencapain tujuan (tupoksi) yang berorientasi pada mission driven, kapabilitas administrasi negara masih rendah dan fungsi pengawasan belum terintegrasi dengan baik kedalam siklus administrasi negara, paradigma pengawasan yang lebih menekankan pada upaya menegakkan kebenaran formal, yaitu kesesuaian dokumen dan laporan keuangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kurang menekankan pada upaya mencari kebenaran materiil (kenyataan sebenarnya) serta pratek pengawasan yang lebih menekankan pada upaya kuratif daripada preventif.
http://sintongjonatan-jonatan.blogspot.com/2011/04/pengawasan-ekonomi-economy.html 
PENGARAHAN

Pengarahan adalah suatu proses dimana pemerintah memberikan arahanya kepada para pedagang atau produsen untuk mengatur harga pasar dan juga mengatur barang eksport yang masuk ke pasaran
Pengorganisasian adalah suatu proses pembentukan kegunaan yang teratur untuk semua sumber daya dalam sistem manajemen. Penggunaan yang teratur tersebut menekankan pada pencapaian tujuan sistem manajemen dan membantu wirausahawan tidak hanya dalam pembuatan tujuan yang nampak tetapi juga didalam menegaskan sumber daya yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Organisasi kewirausahaan, pada kali ini menunjukkan pada hasil-hasil proses pengorganisasian.
           Fungsi pengorganisasian sangat penting bagi sistem manajemen karena ia adalah mekanisme utama dengan mana wirausahawan mengaktifkan rencana-rencana. Pengorganisasian menciptakan dan mempertahankan hubungan antara semua sumber daya-sumber daya organisasional dengan menunjukkan sumber daya-sumber daya mana yang akan digunakan untuk aktifitas tertentu, dan kapan, dimana, dan bagaimana sumber daya tersebut digunakan. Suatu usaha pengorganisasian yang mendalam akan membantu wirausahawan didalam meminimalisasi kelemahan, seperti peniruan usaha dan sumber daya organisasional yang menganggur.
           Beberapa teorisi manajemen memandang fungsi pengorganisasian demikian pentingnya, sehingga mereka menyarankan diciptakannya dan difungsikannya departemen pengorganisasian dalam sistem manajemen. Bidang tanggungjawab dari departemen tersebut termasuk juga, (1) pengembangan rencana-rencana reorganisasi yang akan membuat sistem manajemen lebih efektif dan efisien, (2) mengembangkan rencana-rencana untuk memperbaiki keterampilan manajerial yang sesuai dengan kebutuhan sistem manajemen sekarang ini, (3) berusaha untuk mengembangkan suatu iklim organisasional yang menguntungkan dalam sistem manajemen.
Lima langkah utama dalam proses pengorganisasian adalah :
1.) Tercermin dalam rencana-rencana dan tujuan-tujuan.
2.) Menetapkan tugas-tugas pokok.
3.) Membagi tugas-tugas pokok kedalam subtugas-subtugas.
4.) Alokasi sumber daya-sumber daya  dan pengarah bagi subtugas-subtugas.
5.) Mengevaluasi hasil dari strategi pengorganisasian yang diimplementasikan.
PERENCANAAN EKONOMI

Perencanaan merupakan suatu proses yang berkesinambungan yang mencangkup keputusan- keputusan atau pilihan – pilihan berbagai alternatif penggunaan sumberdaya untuk mencapai tujuan – tujuan tertentu pada masa yang akan datang (Conyers & Hills , 1994) Berdasarkan definisi diatas berarti ada empat elemen dasar perencanaan yaitu :
a. Merencanakan berarti memilih
b. Perencanaan merupakan alat pengalokasian sumberdaya
c. Perencanaan merupakan alat untuk mecapai tujuan
d. Perencanan untuk masa depan (Lincolin Arsyad,1999)

Arthur lewis dalam bukunya berjudul Development Planning (1966). Membagi perencanaan dalam 6 (enam) pengertian yaitu :
1. Istilah perencanaan seringkali dihubungkan dengan letak geografis, bangunan, tempat tinggal, bioskop dan lainnya. Di negara sedang berkembang hal ini sering disebut dengan istilah perencanaan 
kota dan negara (town and country planning) atau perencanaankota dan daerah (urban and regional planning).
2. Perencanaan mempunyai arti keputusan penggunaan dan pemerintah dimasa yang akan datang.
3. Ekonomi berencana adalah ekonomi dimana setiap unit produksi hanya memanfaatkan sumber daya manusia, bahan 
baku, dan peralatan yang dialokasikan dengan jumlah tertentu dan menjual produknya hanya kepada perusahaan atau perorangan yang ditunjuk oleh pemerintah.
4. Perencanaan berarti setiap penentuan sasaran produksi oleh pemerintah.
5. Penerapan sasaran untuk perekonomian secara keseluruhan dengan maksud untuk mengalokasikan semua tenaga kerja, devisa, bahan mentah dan sumberdaya lainnya ke berbagai bidang perekonomian.
6. Untuk menggambarkan sarana yang digunakan pemerintah untuk memaksakan sasaran-sasaran yang ditetapkan.
7. Perencanaan sebenarnya merupakan suatu proses yang berkesinambungan dari waktu ke waktu dengan melibatkan kebijaksanaan (polycy) dari pembuat keputusan berdasarkan sumber daya yang tersedia dan disusun secara sistematis.